Sosialisasi Pengelolaan Obat DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) di Universitas Muhammadiyah Palopo
Abstract
The Indonesian Pharmacist Association has introduced the DAGUSIBU program to educate the public on proper drug acquisition, usage, storage, and disposal. This initiative aims to reduce the occurrence of drug abuse and errors in society. Medicine is a fundamental necessity, and it's easily accessible in official places like pharmacies or online. Muhammadiyah Palopo University, located in Palopo City, is a Muhammadiyah educational facility. This research follows a descriptive observational approach to assess the level of knowledge among students at Muhammadiyah University of Palopo based on variable characteristics.
References
Lutfiyati, H., Yuliatuti, F., & Dianita, P. S. (2017). Pemberdayaan Kader PKK dalam Penerapan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) Obat dengan Baik dan Benar. The 6th University Research Colloquium 2017, 1(1), 9–14. https://journal.unimma.ac.id/index.php/urecol/article/view/1562%0Ahttp://journal.ummgl.ac.id/index.php/urecol/article/view/1562
Maziyyah, N. (2015). Penyuluhan Penggunaan Obat Yang Benar (DAGUSIBU) di Padukuhan Bakalan, Mlati, Sleman, Yogyakarta. Laporan Kegiatan Pengabdian Masyarakat, 49(23–6), 22–23.
Prabandari, S., & Febriyanti, R. (2016). Sosialisasi Pengelolaan Obat DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) di Kelurahan Pesurungan Kidul Kota Tegal Bersama Ikatan Apoteker Indonesia Tegal. Jurnal Ilmiah Farmasi, 5(1), 53–54.
RI, K. (2015). Profil Kesehatan Indonesia tahun 2014.
Sumarsono, T. (2015). Pengantar Studi Farmasi. Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Article Metrics
Abstract view : 904 timesPDF Download : 494 times
Penulis yang melakukan penerbitan pada Jurnal Panrita: Jurnal Pendidikan, Riset dan Teknologi, menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dari karya yang dilisensikan secara simultan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karyanya secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan (Lihat Dampak Akses Terbuka ).
Baca selengkapnya tentang Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 di sini: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ .


