PENGARUH WAKTU PENJEPITAN TALI PUSAT TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN DAN BILIRUBIN BAYI BARU LAHIR

  • Sri Devi Syamsuddin STIKES Kurnia Jaya Persada
  • Ira Jayanti STIKES Kurnia Jaya Persada

Abstract

Latar belakang : Masa setelah bayi lahir, terjadilah peralihan peran oksigenasi dari plasenta ke paru bayi. Selama masa tersebut, oksigenasi bayi melalui plasenta masih berlanjut. Jika peran oksigenasi plasenta dihentikan mendadak (penjepitan dini), sementara paru belum berfungsi optimal, maka cerebral blood flow menjadi tidak adekuat.

Tujuan : untuk membuktikan lebih lanjut dari penelitian sebelumnya yaitu adanya pengaruh waktu penjepitan tali pusat setelah bayi lahir terhadap kadar hemoglobin (Hb) dan Bilirubin bayi.

Metode : cross sectional, menganalisis pengaruh waktu penjepitan tali pusat ≥ 2 menit (penjepitan tunda) setelah bayi lahir terhadap kadar Hb dan Bilirubin bayi dibandingkan dengan < 2 menit (penjepitan segera). Tahapan pertama (1) pemantauan persalinan dan intervensi penundaan pemotongan tali pusat, (2) perbandingan dilakukan pemotongan tali pusat segera, (3) pengambilan sampel darah bayi baru lahir melalui arteri brachialis. Kedua, analisis darah bayi di laboratorium tingkat keakuratan 99,99%.

Hasil : uji regresi linier, menunjukkan pengaruh waktu penjepitan tali pusat dengan kadar Hb dan bilirubin bayi menunjukkan pengaruh yang kuat (r=0,905).

Simpulan : ada pengaruh waktu penjepitan tali pusat terhadap kadar Hemoglobin bayi tetapi tidak untuk kadar bilirubin bayi baru lahir.

Kata Kunci : Waktu penjepitan tali pusat, Hemoglobin, bilirubin, bayi baru lahir.

Published
2019-09-23
How to Cite
Syamsuddin, S., & Jayanti, I. (2019). PENGARUH WAKTU PENJEPITAN TALI PUSAT TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN DAN BILIRUBIN BAYI BARU LAHIR. Voice of Midwifery, 9(2), 867-876. https://doi.org/10.35906/vom.v9i2.113

Article Metrics

Abstract view : 0 times